Nasib Trotoar Ibukota


Beberapa hari lalu saya diminta bantuan
oleh Kompas TV untuk mengambil gambar kondisi trotoar, yang dikaitkan dengan kebutuhan Penyandang disabilitas akan pentingnya trotoar bagi mobilitas sehari-hari.
Start pertama kami menggunakan jalur trotor di Jalan Sabang. Disana sudah ada jalur ubin pemandu bagi teman-teman tunanetra. Sayangnya jalur tersebut tidak lagi bisa digunakan karena sudah dipenuhi motor-motor yang parkir di atasnya. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan tidak pernah ada teguran apapun dari pihak yang berwenang. Mereka cenderung membiarkan suatu pelanggaran terjadi diawalnya sehingga kedepannya akan sangat sulit ketika akan melakukan pembenahan atau perbaikan.

Temuan saya lainnya adalah banyaknya pengendara motor yang menerobos trotoar. Hampir sepanjang jalur yang saya lalui tidak luput dari pengendara motor yang melintasi trotoar yang sesungguhnya dibuat untuk mereka para pejalan kaki.
Selain itu, ada pula pembiaran lubang-lubang yang menganga begtu besar. Penutup gorong-gorong yang rusak dibiarkan begitu saja sehingga sangat membahayakan bagi para pejalan kaki khususnya teman-teman tunanetra.
Kondisi trotoar seperti ini seharusnya segera mendapat perhatian dari pemerintah untuk dibenahi agar kenyamanan dalam hidup berkota bisa dirasakan semua warga ibukota.

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s