Jakarta BFT Pertama


image

Suasana Minggu pagi di depan Pasar Festival cukup ramai ketika aku tiba di sana.
Nampak Jaka dan Freeda sudah menunggu kedatangan teman-teman yang akan turut bergabung dalam kegiatan Barrier Free Tourism (BFT).
Aku pun segera bergabung setelah berhasil menuruni ramp yang sangat curam di bagian ujung ramp halte Pasar Festival.
Tak lama satu persatu teman-teman berdatangan. Setelah beekumpul semua, Jaka memandu breafing singkat sebelum memulai perjalanan.
Rombongan di bagi tiga kelompok pemberangkatan, masing- masing kelompok terdapat 2 pengguna kursi roda. Aku menjadi anggota kelompok pertama bersam Fariz yang juga pengguna kursi roda.

Hujan mengguyur Jakarta saat rombongan BFT berangkat dari halte pasar festival Jakarta menuju Monumen Nasional. Rombongan transit di halte Dukuh Atas dan turun di halte Monas.
Pada saat rombongan pertama menuju halte, petugas sempat kebingungan dengan adanya rombongan kami yang terdiri dari saya dan Fariz pengguna kursi roda, ada adik kecil Balqiz yang tunanetra, ada juga yang tunarungu. Pada saat Fariz hendak pindah ke bis, tidak ada petugas yang membantu sehingga membuat geram kedua orangtuanya yang turut dalam rombongan.
Setibanya di halte Dukuh Atas yang sangat sempit, kami harus pindah ke halte Sukuh Atas di koridor I arah Harmoni untuk selanjutnya turun di halte Monas.
Rombongan kami selanjutnya menunggu rombongan berikutnya di halte bis reguler di seberang halte Busway.
Setelah semua beekumpul, kami semua bergegas menuju pintu masuk Monas sebelah Selatan.
…….

6 pemikiran pada “Jakarta BFT Pertama

  1. mas ridwan, sebaiknya foto-foto kegiatan ini dipajang, apalagi mengenai tempat2 umum dengan aksesibilitas yg minim bagi penyandang disabilitas berkursi-roda….

    maaf pas acara ini ga bisa hadir coz gi pulang-kampung mas…..

    • Duh makasih mas udah mampir..
      y anih say abelum sempat milih2 foto dan jug angedit videonya.. insya Allah mingu depan bisa dishare..

    • Salam kenal kembali mbak. Teeima kasih sudah mampir diblog saya ini. Saya sedang belajar menulis dan jg mengekspresikan apa yang saya lihat, saya alami dan saya rasakan. Alhamdulillah kalau mbak Iin bs dapat manfaat dr blog ini.

      Salam

  2. eh mas ridwan gmn kabar??sudah lama niih ga ketemu ;)…katanya BFT mo mampir ke bogor juga yaa???memang mo naek apa??klo boleh kasih saran siihh..naek kereta api aja,soalnya biar tujuan dan sasaran BFT itu kena ke masyarakat maupun petugas PT.KAI,soalnya sekarang ini kan dah ada yg namanya kereta commuter line,dmn di situ tertera gambar untuk disabilitas,wanita menyusui dll,tapi koq stasiun atau peronnya tidak akses bagi penyandang disabilitas khususnya yang pake kursi roda,mungkin dengan adanya BFT ini bisa sekaaligus membuat syok terapi buat PT.KAI khusus jalur jakarta-bogor untuk segera berbenah memperbaiki fasilitas perkereta apian….saya sangat setuju dan mendukung sekali dengan adanya BFT ini….BRAVO BFT…salam saya buat teman2 disabilitas….Gbu

    • Terima kasih sobat sudah mampir..
      Insya Allah nanti kita jadwalkan ke Bogor dengan menggunakan kereta. Sampai ketemu di Bogor, ok…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s