Keadilan Itu Masih Ada


Courtesy photo:egankurniawan.blogspot.com

Ditengah maraknya isu suap para pengadil di tanah air. Membuat rasa pesimistis dalam diri ini muncul tatkala menunggu putusan Hakim untuk kasus gugatanku terhadap Lion Air.

Betapa tidak, banyak sekali para Jaksa dan Hakim yang diadili gara-gara terbuai oleh setumpuk merahnya pecahan rupiah di dalam koper.

“bagaimana dengan kasusku yang tengah mencari keadilan atas tindakan maskapai Lion Air terhadapku? Mungkinkan keadilan sirna dari kasusku ini?” batinku.

Namun, rasa itu sirna tatkala pada Kamis Malam, 8 Desember 2011, diriku ditelepon mas Andy seorang Jurnalis yang ingin menanyakan perasaanku atas putusan Hakim yang memenangkan gugatanku terhadap Lion Air, Angkasa Pura dan Kementerian Perhubungan.

“Waduh, saya belum tahu tuh, mas jika akhirnya  Hakim memenangkan kasus saya. Soalnya saya belum ditelepon pak Heppy”. Demikian jawabanku terhadap mas Andy.

Tak urung bahagianya hati ini saat mendengar kabar kemenangan tersebut. Setidaknya masih ada hakim yang adil dan bijak dalam menyikapi sebuah kasus di Negeri ini. Putusan ini akan menjadi  yurisprudensi bagi hakim lain dalam memutus untuk perkara serupa di kemudian hari (Detiknews.com, 9 Desember 2011).

Walaupun para tergugat akan  naik banding, namun hal itu tidak menggentarkan pak Heppy Sebayang selaku pengacara di dalam kasusku ini untuk terus memperjuangkan keadilan akan hak-hak Penyandang disabilitas.

Terima kasih kepada pak Hakim Amin Sutikno, pak Heppy Sebayang yang telah gigih selama di Pengadilan, terima kasih Persatuan Penyandang Cacat Indonesia yang telah mendukung penuh upaya gugatan ini, terima kasih kepada semua saksi (Mbak Aria Indrawati, ibu Endang Purwaningsih, ibu dr. Feria)l yang telah berkenan hadir di pengadilan, terutama ibu Enkeu Agiyati yang pada saat kejadian berada di samping saya, terima kasih kepada semua sahabat yang telah turut berdoa untuk kasus ini.

Salam disabilitas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s