Australia Siapkan Program Baru


Australia Indonesia Partnership for Justice, demikianlah sebuah nama yang diperkenalkan pada saat Nicola Colbran menemui Ketua Umum HWPCI Dra. Hj. Ariani dan Sekretaris Maulani A. Rotinsulu,  Selasa,  03/08, di kantor HWPCI Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Nicola datang bersama Saiful Syahman Doeana dari AUSAID Unit Manager, Democratic Governance.

Nicola datang untuk menganilisa hak-hak penyandang disabilitas di Indonesia terkait dengan akan diluncurkannya program baru bernama “Australia Indonesia Partnership for Justice” (AIPJ) pada tahun mendatang sebagai kelanjutan dari program pendahulunya yaitu “The Indonesia Australia Legal Development Facility”.

AIPJ lebih menitik beratkan kepada upaya perlindungan  hukum bagi penyandang diabilitas yang selama ini masih dipandang lemah di Indonesia. Australia memandang Indonesia dalam upaya pendekatan terhadap penyandang disabilitas masih terfokus kepada rehabilitasi medis dan  belum menyentuh ranah HAM. Untuk itulah Australia sedang menjajaki adanya kemungkinan untuk memberi dukungan melalui program  peningkatan kesadaran tentang hak-hak dan layanan hukum bagi penyandang disbalitas di Indonesia, yaitu AIPJ.

diharapkan Nicola Colbran bisa mendapatkan analisisnya tentang status hak-hak para penyandang disabilitas di Indonesia dan interaksinya dengan sektor keadilan. Dengan demikian, lima tahun ke depan para penyandang disabilitas di Indonesia akan mendapatkan manfaat dari program AIPJ ini.

Pada pertemuan tersebut juga terungkap kasus-kasus yang menimpa penyandang disabilitas dan sering kali luput dari pendampingan. Kasus Terakhir menyebutkan seorang tuna rungu dari Tangerang melaporkan kasusnya kepada petugas polisi malah ia diusir. Penting rasanya adanya sebuah pendampingan dalam upaya penegakkan hukum. baik ia penyandang disabilitas  sebagai pelaku ataupun sebagai korban.

Semoga dengan bantuan program ini hak-hak penyandang disabilitas tidak lagi terabaikan.

2 pemikiran pada “Australia Siapkan Program Baru

  1. terimakasih atas perhatiannya untuk para difabel.

    semogs dengan program ini temen temen difabel akan lebih mudah mendapatkan pelayanan dalam hal apapun tanpa adanya diskriminasi.

    Kalau boleh saya usul, mohon diadakan pendampingan untuk keluarga difabel. Karena kebanyakan dari difabel di Indonesia kurang mendapat perhatian dari keluarganya sendiri atau keluarga biasanya terlalu kawatir dengan aktifitas difabel itu sendiri. contohnya
    1.seperti difabel menginginkan sekolah tapi pihak keluarga takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti di ledekin teman-temannya atau di kucilkan. padahal sebenarnya anaknya mampu secara intelektual.
    2. masih banyak temen-temen tuna rungu wicara yang tidak mengerti bahasa isarat, apalagi masarakat luas. ( termasuk saya sendiri)
    3. Dll.

    Terimakasih.

  2. Setuju, semoga program ini dapat segera terealisir hingga ke pelosok Indonesia, seminar dan workshop yg melibatkan rekan-rekan difable akan meningkatkan kepercayaan diri mereka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s