Kenyamanan di Jalan Raya Yang Telah Tiada


Nyerobot trotoar

Seiring bertambahnya kendaraan bermotor baik roda dua mapun roda empat, membuat kondisi jalan raya di ibukota tidak lagi ramah terhadap siapa pun. Ditambah dengan perilaku pengendara yang tidak lagi hirau akan peraturan dan juga keberadaan orang lain;  semakin memperburuk keadaan.

Sekolompok kecil orang yang termasuk pengguna jalan raya tidak bermotor menjadi sangat riskan ketika harus berpacu dengan kendaraan bermotor. Contoh nyata adalah pengguna sepeda dan pengguna kursi roda. Seorang pengguna sepeda, saya kira sama tidak merasa aman dan nyamannya dengan penguna kursi roda yang terbiasa bepergian tanpa kendaraan bermotor. Banyak teman-teman saya yang terbiasa bepergian jauh hanya dengan mengayuh kursi roda mereka, bahkan, saya pun suka melakukan hal yang sama jika jarak yang ditempuh cukup minim bagi penggunaan taksi atau untuk menghemat biaya perjalanan.

Akhir-akhir ini, budaya tertib berkendara di jalan raya sudah sangat sulit didapati. Terlebih para pengendara motor yang sebagian besar sudah tidak menghiarukan keselamatan dirinya dan juga orang lain. Keadaan ini tentunya harus segera dibenahi oleh semua pihak terutama pemerintah. Bagaimana jadinya ke depan nanti, jika keadaan seperti sekarang dibiarkan tanpa pembenahan dan tanpa penegakkan hukum yang berlaku.

Sebuah Harapan

trotoar masih sulit ditembus kursi roda

trotoar masih sulit ditembus kursi roda

Beberapa tahun yang lalu pada saat Pemilu Kada di DKI Jakarta dilaksanakan, saya sempat menyampaikan usulan kepada para calon gubernur. Saya mengharapkan kelak bisa dibangun jalan khusus bagi pengguna kursi roda atau trotoar dibenahi agar aksesibel bagi penguna kursi roda.

Harapan saya tersebut sejalan dengan komunitas pengguna sepeda yang menuntut jalan khusus bagi mereka. Melihat kondisi jalan raya saat ini, harapan dari kaum minoritas pengguna jalan raya selayaknya menjadi pertimbangan pemerintah untuk segera dicarikan jalan keluarnya.

Dinas Pertamanan yang berwenang membenahi trotoar jalan raya selayaknya juga memerhatikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Sekarang ini hanya di kawasan perkotaan saja terdapat trotoar yang bisa dengan mudah dilalui pengguna kursi roda walaupun banyak terdapat patok-patok yang tidak jelas fungsinya dan pot-pot besar yang menghambat untuk bisa dilalui.

Satu pemikiran pada “Kenyamanan di Jalan Raya Yang Telah Tiada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s